Nilai Emas

Februari 1, 2009 at 8:26 pm 1 komentar

emas1

Disebuah seminar yang diikuti sekitar 100 orang, seorang pembicara yang dermawan memulai pidatonya dengan menawarkan selembar uang 100 ribuan kepada peserta seminar.

” Siapa yang mau saya beri uang ini silahkan angkat tangan ? ” katanya.

Dan seketika itu pula hampir seluruh peserta mengangkat tanganya keatas.

” Oo..banyak juga tenryata yang menginginkanya ? ” kata pembicara yang dermawan itu.

” Baiklah jika begitu saya akan melakukan hal ini dulu ” . kemudian dia menyobek – nyobek uang kertas 100 ribuan tersebut menjadi sobekan kacil – kecil yang berjumlah hampir 100 sobekan.

” Nah, sekarang siapa yang menginginkan uang ini lagi ? ” tanya pembicara itu lagi kepada peserta.

Dari seluruh peserta yang yang ada tidak satupun yang mangangkat lagi tanganya.

Kamudian pembicara dermawan tersebut mengambil sekeping logam emas dari dalam sakunya dan menawarkanya lagi kepada peserta seminar.

” Siapa yang mau logam emas ini silahkan angakat tangan ? ” teriaknya.

Dan seketika itu juga seluruh  peserta mengangkat tanganya keatas.

” Baiklah, sebelumya saya akan melakukan ini dulu ” kata sang pembicara dermawan sambil melipat – lipat keping logam emas itu dan menekuk – nekuknya hingga tak berbentuk lagi.

” Sekarang siapa yang menginginkan ini silahkan angkat tangan ” teriak pembicara dermawan sambil mengangkat keping logam emas yang sudah tak berbentuk itu keatas. Dan seketika itu juga hampir semua peserta seminar mengangkat tanganya keatas, tanda masih menginginkan logam emas yang sudah tak berbentuk itu.

Begitulah nilai emas, meskipun sudah kucel tak berbentuk tapi tetap bernilai tinggi dan diminati banyak orang. Begitulah juga  seharusnya dengan diri kita, meskipun  sudah terlukai dan hancur  oleh masa lalu  yang suram tidak seharusnya kita menjadi minder dan merasa tak bernilai dalam mengarungi sisa hidup. Ingatlah nilai diri kita bagaikan emas, yang tetap bernilai tinggi meski pernah terluka dan hancur di masa lalu. Jalani hidup dengan kepala tegak, lupakan masa lalu dan semua kepahitan yang pernah  singgah  dalam hidup ini. Tetap semangat !!!.

Entry filed under: Cerita, Jendela hati, nge-Gombal, Sahabat. Tags: .

Teruslah berjuang saudaraku Surga : Dijaminkah manusia memasukinya..???!

1 Komentar Add your own

  • 1. Bonnie Kurniawan  |  Juni 11, 2009 pukul 8:30 am

    Setuju Pak, Tapi hidup kita pasti lebih berharga dari pada Emas tul kannnnn ?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


KLIK DISINI ! DAPATKAN RIBUAN DOLLAR, GARTIS !!!

KoMpuTErMU

IP
Orang yang memiliki kesempatan membaca adalah orang yang bahagia. Karena dia bisa memetik bunga dari taman alam semesta, bisa berkeliling mengitari keajaiban dunia dan bisa melipat waktu dan tempat. ( La Tahzan )

Goresan terakhir

Blogbox
Average rating
Create your own Blogbox!

RSS Gangs Kapak Community

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Detik dot com

RSS Detik Bola

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip


%d blogger menyukai ini: